Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXII STKIP Taman Siswa Bima, Sabtu (26/9/2026), di Au...
Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXII STKIP Taman Siswa Bima, Sabtu (26/9/2026), di Auditorium Sudirman STKIP Taman Siswa Bima.
BIMA, KS.- Pada prosesi pengukuhan lulusan tahun ini, sebanyak 530 wisudawan resmi disematkan gelar sarjana. Mereka terdiri atas 265 lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 122 lulusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), 96 lulusan Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), 12 lulusan Pendidikan Sejarah, dan 11 lulusan Pendidikan Matematika. Selain itu, terdapat 24 wisudawan berprestasi dan terbaik.
Dalam sambutannya di hadapan Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, serta jajaran Forkopimda, Wabup menegaskan bahwa wisuda merupakan gerbang awal untuk memasuki dunia kerja yang dinamis di tengah pesatnya era transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI).
"Perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja menuntut generasi muda untuk terus belajar dan beradaptasi. Kemampuan digital harus selalu berjalan seiring dengan integritas, karakter, serta kepedulian terhadap masyarakat," tegas dr. H. Irfan Zubaidy.
Wabup juga menyoroti peran strategis STKIP Taman Siswa Bima sebagai mitra Pemkab Bima dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas, khususnya di bidang pendidikan. Ia mengajak para lulusan untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah dengan memegang teguh nilai Maja Labo Dahu.
Sementara itu, Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Assoc. Prof. Dr. Ibnu Khaldun, M.Si., mengapresiasi kelulusan 530 alumni tersebut dan menegaskan komitmen kampus untuk terus meningkatkan kualitas riset serta sarana pendidikan agar lulusannya siap bersaing.
Perwakilan wisudawan terbaik, Nur Halizah Andini, dalam pesan dan kesannya menyampaikan rasa terima kasih serta haru mendalam kepada seluruh dosen, jajaran pimpinan civitas akademika, dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan studi mereka hingga meraih gelar sarjana.
(KS TIM)

COMMENTS