Buktinya, beberapa persoalan hukum sedang dan sudah berhasil dituntaskan berkas penangananya. Salah satu dugaan tindak pidana yang sedang serius ditangani
Sepertinya Penyidik Sat Reskrim Polres Bima Kabupaten tidak main-main dalam menangani segala macam bentuk Tindak Pidana di Wilayah Hukum Kepolisian setempat. Buktinya, beberapa persoalan hukum sedang dan sudah berhasil dituntaskan berkas penangananya. Salah satu dugaan tindak pidana yang sedang serius ditangani yakni dugaan pelecehan seksual oknum guru olahraga SMAN 1 Monta, Shr terhadap delapan orang siswi sekolah tersebut
Sebagai bukti keseriusan dalam menindaklanjuti dugaan asusila yang menyeret nama oknum PNS itu, Polisi sudah mengambil keterangan pada para korban. Hal itu dilakukan guna mengetahui seputar kejadian yang menimpa para korban.”Para korban sudah kita mintai keterangan. InsyaAllah dalam waktu dekat ini, kami akan panggil oknum guru tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Bima Kabupaten, AKP. Haris Dinzah, SH, S.Ik Selasa (20/01) kemarin.
Selain mengambil keterangan para korban, pihaknya juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Intinya, kasus itu masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui kejadian sebenarnya. ”Yang jelas, kami serius menangani persoalan yang diduga melibatkan Wakasek kesiswaan tersebut,” ujar salah seorang lulusan Akpol tersebut.
Untuk itu, pihaknya meminta kepada masayarakat, terutama keluarga besar para korban untuk bersabar. Sebab, penanganan kasus semacam ini tidak semudah dibayangkan. Namun pada prinsipnya, semua persoalan menyangkut hukum, termasuk kasus dugaan asusila yang menimpa para siswi SMA itu akan ditangani seserius mungkin. Tentunya, berdasarkan aturan hukum berlaku.”Apapun bentuk pelanggaran hukum, siapapun pelakunya tetap akan kami proses sesuai aturan yang berlaku. Tapi, saya minta masyarakat untuk bersabar,” pinta Kasat yang dikenal akrab dengan wartawan ini.
Sebelumnya, masalah yang merusak masa depan generasi bangsa itu dilaporkan keluarga para korban di Polsek Monta. Hasilnya, Penyidik Polsek setempat mengambil keterangan terhadap beberapa orang korban. Keesokan harinya, berkas kasus itu dilimpahkan ke PPA Sat Reskrim Polres Bima Kabupaten.(KS-09)
![]() |
| Ilustrasi pelecehan seksual |
Selain mengambil keterangan para korban, pihaknya juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Intinya, kasus itu masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui kejadian sebenarnya. ”Yang jelas, kami serius menangani persoalan yang diduga melibatkan Wakasek kesiswaan tersebut,” ujar salah seorang lulusan Akpol tersebut.
Untuk itu, pihaknya meminta kepada masayarakat, terutama keluarga besar para korban untuk bersabar. Sebab, penanganan kasus semacam ini tidak semudah dibayangkan. Namun pada prinsipnya, semua persoalan menyangkut hukum, termasuk kasus dugaan asusila yang menimpa para siswi SMA itu akan ditangani seserius mungkin. Tentunya, berdasarkan aturan hukum berlaku.”Apapun bentuk pelanggaran hukum, siapapun pelakunya tetap akan kami proses sesuai aturan yang berlaku. Tapi, saya minta masyarakat untuk bersabar,” pinta Kasat yang dikenal akrab dengan wartawan ini.
Sebelumnya, masalah yang merusak masa depan generasi bangsa itu dilaporkan keluarga para korban di Polsek Monta. Hasilnya, Penyidik Polsek setempat mengambil keterangan terhadap beberapa orang korban. Keesokan harinya, berkas kasus itu dilimpahkan ke PPA Sat Reskrim Polres Bima Kabupaten.(KS-09)

COMMENTS