$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Anggota Pol PP, Diduga Tilep Bantuan Pemkot

Oknum Pol PP, ini justeru mengambil sebagian uang bantuan dari pemerintah Kota Bima yang diberikan untuk pengobatan korban kecelakan yang sedang operasi di RS Sanglah Denpasar.

Kota Bima, KS.- Ada saja ulah nakal oknum anggota Polisi Pamong Praja (POL PP) Kota Bima yang satu ini. Dikala orang sedang dalam keadaan susah karena membutuhkan biaya pengobatan, oknum Pol PP, ini justeru mengambil sebagian uang bantuan dari pemerintah Kota Bima yang diberikan untuk pengobatan korban kecelakan yang sedang operasi di RS Sanglah Denpasar.

Ilustrasi
Ilustrasi

Muhtar, oknum Anggota Pol PP Kota Bima dipercayakan oleh pemerintah Kota Bima untuk menyampaikan uang bantuan untuk pengobatan tersebut. Muhtar diberikan uang sebanyak Rp.5Juta untuk pengobatan Putri warga Penana’e Kota Bima korban kecelakaan beberapa waktu lalu. Namun dari uang sebanyak itu, hanya Rp.2 juta yang disampaikan Muhtar ke keluarga Korban. Uang Rp.2 juta dari kantong Wakil Walikota Bima, kemudian Rp.3 juta dari Pemerintah Kota yang disediakan di APBD. Yang diserahkan hanya uang dari wakil Walikota.

Saat ini, putri sedang dirawat di RS Sanglah Denpasar. Sebelumnya Putri dirujuk untuk operasi di Mataram, namun karena kondisinya yang cukup parah, akhirnya RS Mataram menyarankan untuk ke RS di Bali. Kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan, membuat orang tua putri tidak bisa berbuat banyak. Uang bantuan dari pemerintah Kota Bima pun hanya sebagian yang diterimanya, sementara kebutuhan obat dan makanan selama di rumah sakit sangat banyak.

Jaja, Ayah kandung Putri menceritakan keadaan anaknya di Mataram saat dihubungi wartawan Stabilitas via handphone kemarin. Dikatakannya, kondisi anaknya saat itu masih parah dan menunggu tujukan dari RSUD Bima untuk dibawa ke Bali. Diakuinya, bantuan dari pemerintah kota hanya diterimanya sebanyak Rp.2 juta saat masih di Bima yang diberikan langsung oleh Muhtar. Sementara setelah di Mataram hanya dikasih uang Rp.800 oleh Syahrul pengurus yayasan social di Mataram. “ Saat di Mataram Syahrul datang untuk foto kondisi anak saya dan menjanjikan ada bantuan dari yayasannya. Setelah itu Syahrul datang memberikan uang Rp.800 ribu dari yayasan untuk penmgobatan dan bantuan tersebut bukan dari Muhtar,” bebernya.

Dirinya sangat berharap uang bantuan tersebut diserahkan secara utuh ke tangannya, mengingat kondisi keuangannya yang serba kekurangan. Uang bantuan itu sangat dibutuhkannya saat ini, apalagi kebutuhan obat untuk anaknya sangat banyak, belum lagui kebutuhan lainnya. “Jangankan buat beli obat, buat makan minum saja kita tidak punya uang, kami sangat mengharapkan bantuan untuk anak kami ini. Setelah di Mataram, kami hanya terima uang dari Syahrul, sementara uang Rp.3 juta dari Muhtar, sampai hari ini belum ada kabarnya,” tuturnya.

Sementara itu, Muhtar yang dikonfirmasi Koran ini awalnya mengelak menerima uang tambahan Rp.3 juta, namun belakangan dirinya mengakui menerima uang Rp.5 juta tersebut. Namun dijelaskannya, uang Rp.2 juta diserahkan saat korban di Bima, sementara Rp.2 juta dikirim ke rekening Syahrul untuk disampaikan kepada korban. Kemudian sisannya Rp.1 juta masih ditangannya. “ Uang sudah saya kirim ke Syahrul sebanyak Rp.2 juta, sisanya masih ada sama saya. Saya minta kepada Syahrul untuk mengurus segala kebutuhan sesuai uang yang ada,” jelasnya.

Dirinya juga meminta kepada Syahrul untuk tidak menyerahkan uang semuanya kepada korban, tetapi berikan sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan. Dirinya menghawatirkan uang bantuan tersebut dibelanjakan untuk yang lain karena merasa ada yang bantu. “Saya punya lembaga sosial dan saya minta Syahrul untuk mendampingi korban, segala kebutuhan korban saya minta dipenuhi,” jelasnya.

Sementara itu, Syahrul yang dikonfirmasi Koran ini mengaku tidak mau tahu masalah uang bantuan yang datang dari manapun, karena tugasnya hanya mendapingi korban. Diriya hanya diminta Muhtar untuk mendampingi korban, dan tidak tahu ada bantuan dari Walikota atau yang lainya. “ saya tidak mau tahu uang bantuan itu, karena saya hanya mendapingi korban, dan memenuhi segala kebutuhan korban disini. Disini saya komunikasi dengan banyak orang, mulai dari Dirut rumah sakit, anggota DPR Propinsi, DPR RI untuk meminta bantuan agar membantu korban,” jelasnya.

Diakuinya, memang ada uang yang dikirim oleh Muhtar, namun dirinya tidak mengatahui sumber uangnya dari mana. Karena dirinya baru bergabung ke yayasan itu, setelah Muhtar memintanya untuk mendampingi korban. “Intinya uang yang saya terima dari Muhtar jumlahnya kurang dari Rp.2 juta, itu saja,” tandasnya, seraya mengaku jumlah uang yang dikeluarkannya saat ini untuk membantu korban sudah mencapai Rp.5 juta. (KS-02)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1626,Hukum Kriminal,2144,Kesehatan,387,Korupsi,753,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1274,Sosial Ekonomi,2603,
ltr
item
Koran Stabilitas: Anggota Pol PP, Diduga Tilep Bantuan Pemkot
Anggota Pol PP, Diduga Tilep Bantuan Pemkot
Oknum Pol PP, ini justeru mengambil sebagian uang bantuan dari pemerintah Kota Bima yang diberikan untuk pengobatan korban kecelakan yang sedang operasi di RS Sanglah Denpasar.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhw7BLBDAiJf0thEu6lZb9i641gq1e1gf1tMC8a-8tP6rlw9FKpfVysrQpgDSm2gtoq93G2s7UlJKwX1f55POdBgVvdLk4sqG6oNLfffFlQbO40mWUchgXk0ZKawxy1jNiPXDx1SnlYuXoq/s400/PolPP.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhw7BLBDAiJf0thEu6lZb9i641gq1e1gf1tMC8a-8tP6rlw9FKpfVysrQpgDSm2gtoq93G2s7UlJKwX1f55POdBgVvdLk4sqG6oNLfffFlQbO40mWUchgXk0ZKawxy1jNiPXDx1SnlYuXoq/s72-c/PolPP.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2015/12/anggota-pol-pp-diduga-tilep-bantuan.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2015/12/anggota-pol-pp-diduga-tilep-bantuan.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy