$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Merger Lebih Banyak Efek Negatif Ketimbang Positif

Seperti, rencana pengabungan SDN 41 Kota Bima ke SDN 29 Kota Bima baru-baru ini diakui ada yang dirugikan.

Kota Bima, KS.- Pengabungan (Merger) sekolah di Kota Bima lebih banyak efek negatifnya dari pada segi positifnya. Seperti, rencana pengabungan SDN 41 Kota Bima ke SDN 29 Kota Bima baru-baru ini diakui ada yang dirugikan. Sehingga terjadi pro kontra, seharusnya sekolah yang digabungkan adalah sekolah yang minim siswa dan dileburkan kesekolah lainnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komite SDN 29 Kota Bima Arifin pada wartawan Kamis lalu. Menurunya, seperti pengabungan SDN 02 Kota Bima (SDN Bertingkat Pane dan SDN 02 Kota Bima). pertama saat pengabungan siwanya mencapai 1020 orang, kini ditahun ajaran 2015/2016 hanya 600 siswa. “Pertanyaan saya apakah warga Pane sudah suntik KB (Dua anak cukup), sehingga tidak ada lagi yang melahirkan. Sehingga warga Pane kurang mendaftarkan anaknya di SDN bertaraf internasional tersebut,” ujarnya saat ditemui dikediamannya Kampung Sumbawa.

Dampak negatif SDN 41 gabung ke SDN 29 akan kelihatan saat penerimaan siswa baru 2016/2017 mendatang. Pasalnya, satu sekolah tersebut (SDN 29, red) otomatis tidak mampu menampung jumlah siswa, karena bukan saja warga Tanjung yang mendaftarkan anaknya. Akan tetapi warga luar daerah yang nota bene sebagai pedagang pasar tinggal diwilayah Tanjung, juga akan menyekolahkan anaknya ditempat terdekat.

Lanjutnya, banyak siswa yang masuk di SDN 29 dan SDN 41 bukan dari warga Tanjung saja, akan tetapi pedagang asal luar Bima yang tinggal di Tanjung setiap hari berbagantian, secara oromatis juga akan membawah anak-anaknya. “Antara SDN 29 dan SDN 41 tata cara penerimaan siswanya setiap tahun berjalan dengan sehat saja, tanpa ada gejolak dan tidak ada perebutan calon siswa. Saya pikir dua sekolah ini bersaing sehat, jadi tidak usah digabungkan,” pintahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Koordinator Pengawas (Korwas) Kota Bima Drs. H. Alwi Hardy, M.Si ditempat terpisah. Pada wartawan mengatakan, kedua sekolah setempat sama-sama memiliki siswa diatas 400 orang, sehingga apabila digabungkan menjadi 800-san siswanya. “Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak bisa berjalan dengan maksimal apabila digabungkan, karena guru nanti akan mengajar siswa yang banyak,” ujar Kamis lalu.

Lanjutnya, sewaktu dirinya menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima diera Walikota HM. Nur A. Latif. Sekolah dasar yang digabungkan itu merupakan sekolah yang memiliki minim siswa dan lebih banyak guru PNS-nya, sehingga dimerger. Seperti salah satu SDN di Kelurahan Santi saat ini memiliki siswa 5-7 siswa per kelas, jadi sekolah seperti itu yang harus digabungkan bukan seperti SDN 29 dan SDN 41 yang sama-sama miliki siswa banyak.

Alwi Hardy, akui orang tua sekarang pintar memilih untuk menyekolahkan anaknya. Seperti di SDN 02 Kota Bima. pasalnya, warga Pane lebih dominan mendaftarkan anaknya di SDN 21 Kota Bima (Kelurahan Sarae) dan SDN 45 Kota Bima (Pane bagian Timur). Hal yang sama juga dilakukan warga Tanjung, sebagian anaknya ada juga yang daftar ke SDN 21 Sarae.

Sementara Kepala SDN 02 Kota Bima Suparman Abd. Hamid, S.Pd pada Koran Stabilitas Jum’at (22/1) mengatakan, pada proses awal pengabungan SDN Inpres Pane dengan SDN Bertingkat jumlah siswa mencapai diatas seribu siswa. Tapi kini tinggal 592 siswa, berkurangnya siswa disini bukan kurangnya animo warga Pane, akan tetapi banyak yang pindah sekolah keluar daerah ikut orang tua. “Siswa disini kebanyakan anak TNI/Polri, BUMN dan swasta. Sehingga apabila orang tua siswa dimutasi (Pindah) keluar daerah, maka siswa tersebut juga ikut orang tuanya. Saat ini sudah mencapai lima orang siswa yang pindah keluar daerah,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya.

Semenjak kasek ini dilantik Agustus 2014 lalu pada ajaran 2014/2015 dirinya menerima siswa 600 orang, dan pada ajaran 2015/2016 ini hanya 592 orang saja. Berkurangnya siswa masuk disekolah ini, karena orang tua pintar memilih untuk menyekolahkan anaknya, seperti mendaftarkan di SD IT Insa Kamil Salama.

Sutarman juga membantah, kalau proses marjet banyak segi negatifnya. Menurutnya, marjen yang sedikit gejolak pro kontra hanya di SDN 41 dan SDN 29, sedangkan pengabungan sekolah lain seperti SD Raba I dan SD Raba III menjadi SDN 19 sekarang, SD Rontu dan Inpres Rontu menjadi SDN 61, SD Raba 10 dan Inpres Lewi Loa menjadi SDN 27, SD Inpres Rabangodu dan SD Raba II menjadi SDN 19 dan SD Bima I dengan SD Inpres Melayu menjadi SDN 01 Kota Bima.

Hal yang juga terjadi pada saat dirinya menjadi guru SDN 55 Kota Bima, dimana SDN tempatnya mengajar hingga bertahun-tahun. Pengabungan antara SDN 07 dan SDN 23 digabungkan menjadi SDN 55 Kota Bima, tidak ada warga Dara yang pro dan kontra, sehingga proses pengambungan pada tahun 2004 lalu berjalan dengan sukses. (KS – 05)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1626,Hukum Kriminal,2144,Kesehatan,387,Korupsi,753,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1274,Sosial Ekonomi,2603,
ltr
item
Koran Stabilitas: Merger Lebih Banyak Efek Negatif Ketimbang Positif
Merger Lebih Banyak Efek Negatif Ketimbang Positif
Seperti, rencana pengabungan SDN 41 Kota Bima ke SDN 29 Kota Bima baru-baru ini diakui ada yang dirugikan.
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2016/01/merger-lebih-banyak-efek-negatif.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2016/01/merger-lebih-banyak-efek-negatif.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy