$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Kemenlu Gelar Sosialisasi ASEAN Community 2015

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menggelar acara sosialisasi ASEAN Community 2015 atau Komunitas ASEAN Tahun 2015.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menggelar acara sosialisasi ASEAN Community 2015 atau Komunitas ASEAN Tahun 2015. Sosialisasi digelar di Paruga Na’e Kota Bima, Rabu (26/11) melibatkan 120 orang. Peserta berasal dari pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima, perwakilan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kota Bima, para akademisi, awak media, perwakilan Badan Usaha Milik Nasional (BUMN) di wilayah Kota Bima, tokoh masyarakat, dan beberapa pelaku usaha. 

Sosialisasi dibuka oleh Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, sekitar pukul 10.00 Wita. Sebagai perwakilan Kemenlu RI, hadir Sesditjen Kerjasama ASEAN Kemenlu Iwan Susydhie Amri, Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri, Noviendi Makalam, Kepala Bagian Keuangan Setditjen Kerjasama Luar Negeri, Ahmad Firman Sejati, serta Pusparida Syahdan dari Pusat Studi ASEAN Universitas Hasanuddin Makassar. Bertindak selaku moderator diskusi adalah Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima, Drs. M. Farid, M.Si.

Pada tanggal 31 Desember 2015 yang akan datang, Association Of Southeast Asian Nations atau ASEAN sebagai organisasi regional geopolitik dan ekonomi di Asia Tenggara, akan mulai memberlakukan sebuah komunitas yang disebut dengan ASEAN Community 2015 sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani di Pnom Penh, Kamboja pada tahun 2013 lalu.

Tujuan dari pembentukan Komunitas ASEAN sama dengan tujuan awal dibentuknya ASEAN pada 8 Agustus 1967 lalu, yakni mempercepat proses perkembangan ekonomi, politik, dan sosial budaya di kawasan Asia Tenggara. Seiring dengan berkembangnya ASEAN sebagai organisasi regional terbaik di dunia, ada dinamika transformasi yang dilakukan, salah satunya ialah perlunya sentralisasi asean dalam menentukan arah kebijakan di kawasan Asia Tenggara.

Terkait dengan kondisi di Indonesia, ada beberapa tantangan utama yang harus dihadapi Indonesia untuk mewujudkan Komunitas ASEAN yaitu mengubah mindset atau cara berpikir dari konsumtif menjadi produktif, serta mempersiapkan lulusan Perguruan Tinggi yang siap berkompetisi minimal di tingkat ASEAN, ini berkaitan dengan internasionalisasi program studi, kurikulum, dan program pertukaran dosen dan mahasiswa.

Tantangan lainnya adalah berupa persiapan yang belum terstruktur dengan baik, kurangnya sosialisasi terhadap komunitas asean serta perlunya memasukkan komunitas asean dalam kurikulum mulai dari sekolah dasar untuk membangun kesadaran asean.

Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, I Gusti Agung Wesaka Puja, pernah menjelaskan, Pemerintah Indonesia terus melakukan sosialisasi mengenai Komunitas ASEAN 2015 di tingkat nasional melalui kementerian-kementerian dan lembaga terkait. Serta 11 pusat studi ASEAN di Indonesia. Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN dengan 240 juta lebih jumlah penduduknya. Tersebar di 500 kota dan 17 ribu pulau, membutuhkan berbagai upaya dalam melakukan sosialisasi Komunitas ASEAN 2015.

Sekretaris Ditjen Kerjasama ASEAN, Kemenlu RI, Iwan Suyudhie Amri pada kesempatan itu memaparkan tentang peran penting ASEAN dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara. Hal itu merupakan syarat mutlak bagi keberlangsungan proses pembangunan. Dicontohkannya tentang arti strategis Selat Malaka. Selat ini sangat penting bagi keamanan energi global. Sepertiga dari pengiriman minyak dunia dilakukan melalui selat ini. Yakni 15 juta barrel minyak mentah dan BBM perhari.

“Setiap tahunnya lebih dari 50 ribu kapal laut melintasi Selat Malaka dan menghasilkan perputaran uang senilai 84 Miliar hingga 250 Miliar Dolar AS. Keamanan Selat Malaka akan terjaga apabila negara-negara anggota ASEAN memiliki rasa persatuan dan semangat bersaing secara sehat melalui perwujudan masyarakat ASEAN 2015,” ungkapnya.

Secara keseluruhan Indonesia telah siap menghadapi Komunitas ASEAN 2015 jika dilihat dari tiga pilarnya, yaitu pencapaian di pilar politik-keamanan telah mencapai 78 persen, pilar ekonomi 80 persen, dan sosial-budaya lebih dari 80 persen. Tujuan besar dari dibentuknya ASEAN Community 2015 yakni menyejahterakan masyarakat di seluruh Asia Tenggara, dari rakyat dan untuk rakyat ASEAN.

Dan tentu saja cita-cita mulia ASEAN Community 2015 akan bisa terwujud jika semua masyarakat ASEAN ikut mendukung lahirnya komunitas ini. “Maka marilah kita semua menyimak sosialisasi ini, agar kita semua semakin siap menghadapi ASEAN Community 2015”, ujar Wakil Walikota Bima. (KS-13)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1623,Hukum Kriminal,2143,Kesehatan,387,Korupsi,752,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1273,Sosial Ekonomi,2602,
ltr
item
Koran Stabilitas: Kemenlu Gelar Sosialisasi ASEAN Community 2015
Kemenlu Gelar Sosialisasi ASEAN Community 2015
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menggelar acara sosialisasi ASEAN Community 2015 atau Komunitas ASEAN Tahun 2015.
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2014/11/kemenlu-gelar-sosialisasi-asean.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2014/11/kemenlu-gelar-sosialisasi-asean.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy