$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Polisi Interogasi Pemuda Sampai Masuk Puskesmas

Ia harus menahan rasa sakit disekujur tubuhnya karena diduga ada perlakuan kasar dan penyiksaan oleh oknum Polisi di Gunung Dua.

Kota Bima, KS.- Nasib malang menimpa Andriansyah (24), pemuda asal Lingkungan Ranggo Kelurahan Na’e Kota Bima. Ia harus menahan rasa sakit disekujur tubuhnya karena diduga ada perlakuan kasar dan penyiksaan oleh oknum Polisi di Gunung Dua.

Ilustrasi
Ilustrasi

Ia dikerangkeng ke Sat Reskrim Kota Bima karena diduga ikut terlibat melakukan pencurian Sepeda Motor bersama temannya yang juga sudah diamankan sehari sebelumnya.

Namun tuduhan Polisi terhadap pemuda yang biasa disapa Andri ini tidak terbukti. Bahkan Andri saat ini telah dilepas dan sedang dirawat intensif oleh tim medis Puskesmas Dara.

Kondisi Andri saat ini sangat memprihatinkan. Ia hampir tidak bisa menggerakan badannya. Sedikit saja bergerak, maka tubuhnya akan terasa sakit.Menurut cerita korban, penganiayaan itu terjadi pada hari Rabu (16/9) jam 17.00 Wita, ia dijemput oleh 7 anggota Buser dikediamannya. Setelah itu ia dibawa ke Sat Reskrim Kota Bima. Sampai di sana, ia diinterogasi oleh Polisi.

“Saya dituding melakukan pencurian sepeda motor bersama james, tapi saya saat itu tidak mengakui karena memang saya tidak pernah melakukan pencurian sepeda motor,” ungkapnya dengan suara terbata-bata menahan rasa sakit, saat diwawancarai sejumlah Wartawan Bima, Jum’at (18/9).

Masih menurut Cerita Andri, karena tidak mengakui perbuatannya, Polisi lantas tidak percaya. Ia langsung disiksa. Tangannya dipukul menggunakan balok kayu. Ia dipukul dibagian mulut hingga berdarah, dibanting ke tembok, ditendang dibagian leher kanan dan kiri, serta dijepit kemaluannya hingga malam hari.

Setelah puas disiksa, Andri akhirnya dipindahkan ke sel Rasana’e Barat untuk diamankan. Di Sel itu juga, Andri kembali disiksa, ia dipukul dengan menggunakan kayu dibagian belakang bahkan dibakar menggunakan putung rokok.

“Saya disiksa seperti binatang tanpa ampun, sekali saya membantah terlibat, puluhan kali penyiksaan yang saya dapatkan. Saya sangat heran dengan tugas polisi yang menyiksa saya seperti ini,” ujarnya

Menurutnya, sebelum Polisi datang kerumahnya, bisa saja ia melarikan diri, karena Polisi datang atas kehendak keluarganya untuk mengamankannya. Sebagian keluarganya menyuruhnya untuk lari, namun ia tidak mau, karena ia merasa tidak berbuat melanggar hukum.

Saat polisi datang, ia tengah memoles batu akik dirumahnya. Dirinya mengira dengan sikap proaktifnya memberikan keterangan dalam pengembangan kasus pencurian oleh james akan memberikan keringanan, namun justru penyiksaan yang ia dapatkan. “Saya akan merencanakan akan melapor Polisi yang menyiksa saya, karena saya dan keluarga sudah anggap ini sudah keterlaluan,” tegasnya.

Sementara itu, menuru perawat di Puskesmas Dara yang enggan namanya dikorankan, kondisi korban sedikit membaik. hasil pemeriksaan pihaknya, korban mengalami mual-mual, luka lecet pada telapak kaki, luka pada bibir, luka dibahu kanan karena putung rokok, lecet leher kiri-kanan, lecet telinga kanan, dan lecet pada tangan kiri. Tidak hanya itu, ia mengalami nyeri diselangkangan, nyeri dada kanan, benjolan pada kepala bagian kiri dan kanan. “Kami sudah memberikan perawatan yang maksimal, Alhamdulillah ada sedikit perubahan terhadap pasien kami,” ujarnya.

Kaur Bin OPS, IPDA. Masdidin,SH mengaku belum mengetahui adanya penyiksaan terhadap Andri. Ia akan melakukan koordinasi dengan anggotanya untuk menanyakan adanya insiden tersebut. “Kita cek dulu ya, saya tidak tahu adanya penganiayaan yang dilakukan oleh Polisi terhadap warga yang kami amankan,” elaknya

Jika benar terjadi, ia menyarankan kepada korban dan keluarganya untuk melaporkan saja.“itu hak mereka untuk melapor, kita tunggu saja,” pungkasnya. (Ryan G)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1627,Hukum Kriminal,2144,Kesehatan,387,Korupsi,753,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1275,Sosial Ekonomi,2603,
ltr
item
Koran Stabilitas: Polisi Interogasi Pemuda Sampai Masuk Puskesmas
Polisi Interogasi Pemuda Sampai Masuk Puskesmas
Ia harus menahan rasa sakit disekujur tubuhnya karena diduga ada perlakuan kasar dan penyiksaan oleh oknum Polisi di Gunung Dua.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjco1QYnGNFDOOhXjbVZARa6_9_hyphenhyphenCePKyKHziTsgpPTWEIe8IEqOKAgsIfiJTchFpnRvmAenagLm3l3Xbac3zHVOKoTUbmv6GyQTx_wgy8BEt_Gd28MiVog-QDWo5eILQ_3kA-_XA09Oop/s400/Ilustrasi+penculikan.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjco1QYnGNFDOOhXjbVZARa6_9_hyphenhyphenCePKyKHziTsgpPTWEIe8IEqOKAgsIfiJTchFpnRvmAenagLm3l3Xbac3zHVOKoTUbmv6GyQTx_wgy8BEt_Gd28MiVog-QDWo5eILQ_3kA-_XA09Oop/s72-c/Ilustrasi+penculikan.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2015/09/polisi-interogasi-pemuda-sampai-masuk.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2015/09/polisi-interogasi-pemuda-sampai-masuk.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy