Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Ir.Indra Jaya mendukung sepenuhnya program Bupati Bima dalam rangka menuntaskan kemiskinan dan mengurangi an...
Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Ir.Indra Jaya mendukung sepenuhnya program Bupati Bima dalam rangka menuntaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran yang setiap tahun bertambah di Wilayah Kabupaten Bima saat ini. Salah satu dukungan yang dilakukan oleh Bappeda sekarang adalah melakukan sosialisasi terkait berbagai rencana program pembangunan untuk lima tahun ke depan oleh Bupati Bima Hj.Indah Damayanti Putri dan Wakil Bupati Bima Drs. H.Dahlan sekarang.
BIMA, KS.- Wilayah pesisir di Kabupaten Bima begitu luas, sehingga berpotensi untuk dikelola menjadi daerah wisata atau daerah destinasi bagi para wisata yang hendak berkujung ke Bima. Sejumlah lokasi wisata yang saat ini menjadi sasaran untuk dikelola secara baik oleh pemerintah Daerah Kabupaten Bima adalah pula kelapa, pantai lariti dan pantai ping di Kecamatan Lambu, pulau kelapa dan berbagai titik lokasi yang berpeluang besar untuk mengurangi angka pengguran yang dan penentasan kemiskinan di Kabupaten Bima.
“Saya merasa yakin, bahwa di Tahun 2017 nanti, akan terjadi pengurangan angka pengangguran dan penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Bima, karena banyak rencana program Bupati dan Wakil Bupati Bima sekarang yang betul-betul mampu mencapai cita dan harapan merubah hidup masyarakat Kabupaten Bima tersebut, agar jauh lebih maju dan berkembang dari sekarang,”kata Indra Jaya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/11) siangkemarin.
Langkah awal yang dilakukan oleh pemerintah Daerah untuk mencapai harapan itu adalah dengan melaksanakan studiy banding ke Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Dengan tujuan, untuk mempelajari cara penuntasan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran yang terjadi saat ini di Kabupaten Bima.
“Insya Allah, Kabupaten Bima ke depan akan jau lebih maju dari tahun ini. Jika dilihat dari rencana kegiatan melalui visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bima yang tertuang dalam RABPB Kabupaten Bima Tahun 2017 mendatang,”terangnya.
Lanjutnya, Wakil Bupati Bima yang dipercaya sebagai Ketua Tim Koordinasi Pengendali Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupate Bima telah berjanji untuk menyelesaikan tugas bersama seluruh pegawai dan pejabat Pemkab Bima, yaitu mengurangi kemiskinan dan pengangguran yang ada sekarang.”Pemerintah Propinsi telah menargetkan adanya penurunan tingkat kemiskinan hingga 2019 capai 15 persen. Nah, itu diwujudkan, berarti sampai tahun 2019 tinggal 1,75 persen kemiskinan di Kabupaten Bima,”tuturnya penuh harap.
Di akhir komentarnya, Indra Jaya mengaku berantusias untuk menjawab semua kebutuhan masyarakat Kabupaten Bima, melalui sasaran APBD Kabupaten Bima Tahun 2017.”Saya merasa optimis, Bupati dan Wakil Bupati Bima mampu melaksanakan isi MoU dengan pihak propinsi NTB terkait kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Bima sekarang,”tandasnya.(KS-R01/ADV)
Ir. Indra Jaya |
“Saya merasa yakin, bahwa di Tahun 2017 nanti, akan terjadi pengurangan angka pengangguran dan penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Bima, karena banyak rencana program Bupati dan Wakil Bupati Bima sekarang yang betul-betul mampu mencapai cita dan harapan merubah hidup masyarakat Kabupaten Bima tersebut, agar jauh lebih maju dan berkembang dari sekarang,”kata Indra Jaya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/11) siangkemarin.
Langkah awal yang dilakukan oleh pemerintah Daerah untuk mencapai harapan itu adalah dengan melaksanakan studiy banding ke Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Dengan tujuan, untuk mempelajari cara penuntasan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran yang terjadi saat ini di Kabupaten Bima.
“Insya Allah, Kabupaten Bima ke depan akan jau lebih maju dari tahun ini. Jika dilihat dari rencana kegiatan melalui visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bima yang tertuang dalam RABPB Kabupaten Bima Tahun 2017 mendatang,”terangnya.
Lanjutnya, Wakil Bupati Bima yang dipercaya sebagai Ketua Tim Koordinasi Pengendali Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupate Bima telah berjanji untuk menyelesaikan tugas bersama seluruh pegawai dan pejabat Pemkab Bima, yaitu mengurangi kemiskinan dan pengangguran yang ada sekarang.”Pemerintah Propinsi telah menargetkan adanya penurunan tingkat kemiskinan hingga 2019 capai 15 persen. Nah, itu diwujudkan, berarti sampai tahun 2019 tinggal 1,75 persen kemiskinan di Kabupaten Bima,”tuturnya penuh harap.
Di akhir komentarnya, Indra Jaya mengaku berantusias untuk menjawab semua kebutuhan masyarakat Kabupaten Bima, melalui sasaran APBD Kabupaten Bima Tahun 2017.”Saya merasa optimis, Bupati dan Wakil Bupati Bima mampu melaksanakan isi MoU dengan pihak propinsi NTB terkait kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Bima sekarang,”tandasnya.(KS-R01/ADV)
COMMENTS