$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Pemkot dan FKUB Rakor Sikapi Peristiwa di Minahasa

Kota Bima,KS.- Demi menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah agar terhindar dari bias intoleransi, Pemkot bekerjasama dengan Forum Komunik...

Kota Bima,KS.-Demi menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah agar terhindar dari bias intoleransi, Pemkot bekerjasama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bima.


Agenda rakor dengan menyertakan jajaran Intelejen dalam rangka menyikapi pengerusakan rumah ibadah di Kabupaten Minahasa Utara Sulawesi Utara.

Rakor yang digelar di Aula FKUB Kota Bima, Selasa (4/2) itu menghadirkan tokoh lintas agama, baik dari sejumlah organisasi Islam, Khatolik, protestan dan Hindu. Hadir pula sejumlah elemen terkait lain.

Pantauan sejumlah wartawan, rakor itu menyikapi peristiwa pengerusakan Masjid atau tempat ibadah yang terjadi di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara beberapa waktu lalu oleh kelompok masyarakat yang menamakan diri Laskar Kristen dalam video berdurasi 1.33 detik.

Dalam rakor yang digagas Pemkot melalui kesbangpol bersama Forum FKUB Kota Bima, diantaranya Kasat Intel Polres Bima Kota, Kasat Intel Kajari Raba Bima, Kasi intel Dandim 1608 Bima, MUI,FUI, Muhamadiyah, NU, wakil dari Hindu Dharma, wakil dari umat kristen dll.

Walikota yang diwakili, Asisren 1 Setda Kota Bima, Drs H Supratman MAP dalam sambutannya menerangkan, bahwa peristiwa yang terjadi dimaksud adalah kejadian yang sangat mencengangkan.
Indonesia itu pluralisme harua disikapi secara positif.

Masih dalam sambutanya? Aji Supra -sapaanya- mengemukakan, permasalahan antar umat beragama semakin maju dan tingkat toleransinya sangat tinggi. Tentu solusinya, semua menyadari keberagaman.

"Semua agama sedungguhnya saling menghargai dan menghormati agama lain.Nilai-nilai itulah yang erlu dikembangkan. Jikapun ada itu lebih karena masalah sosia ekonomi dan politik yang diprovokasi menjadi masalah agama. Kemudian direspon secara berlebihan. Ditambah lagi perkembangan media sosial menjadi alat propaganda,"Sebutnya.

Asiten 1 berharap iRakor, mampu melahirkan rekomendasi yang positif bagi nilai keberagamabn dan kebhinekaan di NKRI. Kalaupun ada kejadian seperti tersebut, segera disikapi secara bersama.

"Poin pentingnya komunikasi yang intes antar umat beragama dengan langsung mengakplikasikan dalam kegiatan nyata srcara bersama pula,"katanya.

Rakor yang menghadirkan sejumlah nara sumber yang terkait kerja intelijen, mengemuka sejumlah pandangan. Diantaranya disampaikan, Kasat Intel Polres Bima Kota, Iptu Muhamad Ananda S Com. Katanya, peristiwa itu sudah kondusif. Adapun dugaan dari video yang tesebar itu, adalah tempat pertemuan yang menjadi cikal bakal tempat ibadah.

Masih kata Ananda, para pelaku sudah 6 orang ditangkap dan akan berkembang terus sesuai penyeldikan. Percayakab pada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Raba Bima, Ikhawanul Muslimin SH, peristiwa yang terjadi dari sisi hukum adalah tindak pidana murni yang dilakukan secara bersama dan terang-terangan sesuai pasal 170 KUHP. Itu artinya petistiwa hukum yang penegakan dan pendekatanya secara hukum pula.

Lalu, Pasi Intel Kodim 1608 Bima, dalam pemaparannya berharap seluruh warga dapat meningkatkan nilai silaturahmi antar sesama warga Bima. Apa yang terjadi di Minahasa tidak perlu disikapi oleh kita yang ada di Bima. Percayakan pada aparat hukum dalam menyelesaikan seluruh peristiwa yang terjadi.

Sementara itu, Ketua NU, Drs H Dena, toleransi adaah kata kunci dari keberagaman antar umat beragama.

Ketua MUI, H Abdin H idris berpendapat, peristiwa yang terjadi di Minahasa adalah kegaduhan yang tidak dibenarkan terjadi di NKRI. Ia mengecam dan mengutuk peristiwa tersebut dan menyerahkan pada aparat hukum untuk menyelesaikan sesuai hukum yang berlaku.

Kenudian wakil dari umat kristen, Charles menilai, bukan saja dari sisi agama pun dari sisi kemanusian ini adalah dosa dan pelanggaran. Mereka itu bukan beragama. Apapun sikap yang direkomendasikan atas peristiwa itu. Kita jaga daerah kita tetap kondusif.

Pada rakor itu seluruh elemen terkait menyepakati beberapa poin dalam rekoendasi. Diantaranya mengecam keras, menyerahkan sesuain proses hukum dan mendukung aparat hukum dalam menyelesaikan kasus tersebut.(RED)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Featured,1276,Hukum Kriminal,1846,Kesehatan,252,Korupsi,618,Olahraga,148,Opini,50,Pemerintahan,1338,Pendidikan,714,Politik,1041,Sosial Ekonomi,2335,
ltr
item
Koran Stabilitas: Pemkot dan FKUB Rakor Sikapi Peristiwa di Minahasa
Pemkot dan FKUB Rakor Sikapi Peristiwa di Minahasa
https://1.bp.blogspot.com/-vm92ZdWyjFA/XjkgW4YDJ0I/AAAAAAAAIFI/yJCU3-CE5JwtjMA_iL-sUmeF9XPi4SPmwCLcBGAsYHQ/s640/IMG-20200204-WA0003.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-vm92ZdWyjFA/XjkgW4YDJ0I/AAAAAAAAIFI/yJCU3-CE5JwtjMA_iL-sUmeF9XPi4SPmwCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200204-WA0003.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2020/02/pemkot-dan-fkub-rakor-sikapi-peristiwa.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2020/02/pemkot-dan-fkub-rakor-sikapi-peristiwa.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy